Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

BMW Bicara Peluang Rakit Mobil Listrik di Indonesia

BMW Bicara Peluang Rakit Mobil Listrik di Indonesia

Berita baru, Otomotif – BMW Indonesia menginformasikan akan meluncurkan 2 mobil listriknya di Tanah Air pada 2022. Ini sekaligus menjadikan tahun 2022 sebagai tahunnya mobil listrik bagi jenama asal Jerman itu.

Demikian seperti yang disampaikan Direktur Komunikasi BMW Group Indonesia Jodie O’tania saat sela acara peresmian BMW Studio AML di AEON Mall Tanjung Barat, Jakarta (28/1).

“Kita akan menghadirkan 15 kendaraan BMW terbaru, dari 15 kendaraan tersebut akan ada kendaraan full listrik yaitu (BMW) i4 dan iX. Jadi memang tahun ini kita bilang bahwa ini adalah tahunnya kendaraan listrik,” ujar Jodie.

Sayangnya, Jodie belum bisa memastikan kapan peluncuran dua mobil listrik BMW tersebut dilakukan. Menariknya, meski belum diluncurkan tetapi dua model mobil listrik BMW, yakni iX dan i4 terlihat sudah mejeng di laman resmi BMW Indonesia.

Dengan menjadikan tahun 2022 sebagai tahunnya kendaraan listrik, juga turut menimbulkan pertanyaan terkait peluang merakit lokal model-model mobil listrik BMW di Indonesia.

“Kalau untuk produksi kendaraan full listrik itu belum ada rencananya tahun ini, tapi ke depannya kan kita nggak pernah tau, tapi untuk yang diluncurkan nanti itu bukan rakitan lokal, itu CBU dan jumlahnya sangat terbatas,” terang Jodie.

Meski begitu, Jodie tak menampik bahwa pihaknya sudah melakukan studi soal perakitan mobil listrik BMW di Tanah Air.

BMW Bicara Peluang Rakit Mobil Listrik di Indonesia
Ilustrasi istimewa

“Kalau studi sudah, riset sudah itu pasti tapi yang pasti itu kita lihat dari riset yang kita lakukan, yang sangat diperlukan oleh Indonesia itu adalah untuk mengkomunikasikan secara mass untuk meningkatkan awareness dan benefit kendaraan listrik,” jelasnya.

Menurut Jodie, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum nantinya benar-benar akan memproduksi lokal kendaraan listrik dari BMW, salah satu contohnya seperti edukasi kendaraan elektrifikasi kepada masyarakat.

“Kita sudah berkoordinasi juga dengan beberapa stakeholders jadi memang yang kita fokuskan adalah memberikan awareness seputar benefit-nya dan manfaatnya, kemudahan-kemudahan yang bisa didapatkan, aftersales untuk kendaraan listrik,” imbuhnya.

Alasan BMW Group Indonesia memilih 2022 sebagai tahunnya kendaraan listrik, tentu bukan tanpa alasan. Menurut Jodie, kini masyarakat Indonesia perlahan sudah mulai siap menerima kehadiran kendaraan listrik. Apalagi, kini infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) juga terus bertambah di berbagai lokasi.

“Sebenarnya Indonesia itu sudah siap untuk kendaraan listrik, tapi masih ragu dalam hal untuk jarak tempuhnya dan waktu charger-nya dan benefit-benefit lainnya belum terlalu besar awareness-nya,” imbuhnya.

BMW telah menyatakan minatnya untuk membangun ekosistem tersebut di Indonesia. Mercedes-Benz juga bersedia bekerja sama dan sedang mengeksplorasi peluang ekspor kendaraan ke Australia dan ASEAN, rencananya mereka akan menjadikan Indonesia sebagai hub produksi