Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Honda Dax 125

Honda Dax 125 Bisa Dipesan di Indonesia

Berita Baru, Otomotif – Honda dikabarkan sudah merilis ST125 atau Dax 125 dan ternyata motor legendaris ini bisa dipesan di Indonesia.

Dealer yang ternyata sudah menerima pemesanan Dax 125 adalah Safari Motor. Dealer ini memang terkenal sebagai pemasok motor mini Honda ke Indonesia dan terakhir mereka mendatangkan Yamaha QBIX.

Honda Dax 125 Bisa Dipesan di Indonesia

Honda Dax 125

“Mudah-mudahan Honda Dax 125 akan masuk di bulan Juni,” buka Kamal Firhad.

Menurut Kamal, Honda Dax 125 ini sudah ditunggu-tunggu sejak lama oleh penggemar motor mini dan motor completely built up (CBU) di Tanah Air. Dilansir dari Kabaroto.

Kedatangannya Dax 125, akan melengkapi lini motor legendaris Honda di Indonesia yang dirilis kembali seperti Monkey 125, Supercub 125, dan CT125 yang paling baru.

“Kalau saya baca-baca sih, awalnya itu sejarahnya malah Dax dulu, sebelum Monkey. Nggak tahunya, Honda (merilis) Monkey dulu, lalu ditunggu lalu C125.

Honda Dax 125 Bisa Dipesan di Indonesia
Honda Dax 125

Lalu kita tunggu lagi, tahunya CT125. Nah ini akhirnya yang ditunggu-tunggu dari 2019 akhirnya keluar,” lanjutnya.

Namun tahan dulu uang kalian, karena ternyata Safari Motor mengatakan sudah tak lagi terima pemesanan lantaran kuotanya sudah terpenuhi.

“Kuota untuk saat ini udah penuh. Itu juga sedikit banget, cuma sekitar 13 unit. Itu karena saya hobi aja, daripada nungguin di APM (Agen Pemegang Merek) antrenya bisa sampai 2-3 tahun,” papar Kamal.

“Ini batch pertama. Untuk batch kedua, nggak tahu lah. Dapat (kuota pemesanan) syukur, kalau nggak dapat juga udah lah. Toh yang penting saya udah pakai satu,” lanjut Kamal sambil bercanda.

Honda Dax 125 Bisa Dipesan di Indonesia

Kamal sendiri tidak bisa memastikan kapan Astra Honda Motor selaku APM dari Honda di Indonesia mendatangkan Dax 125. Ia merasa tidak ada masalah ketika nanti Dax 125 masuk secara resmi.

“Kalau saya sih nggak masalah. Kalau APM masukin juga. Karena mereka pun di negara tetangga tidak masalah. Cuma memang kalau masuk (CBU) pajaknya lebih mahal,” tutupnya.