Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Mobil Buas Buatan Ferrari Akan Bisa Jalan Tanpa Sopir

Mobil Buas Buatan Ferrari Akan Bisa Jalan Tanpa Sopir

Berita Baru, Otomotif – Perkembangan teknologi tentu memgubah kehidupan masyarakat di dunia.

Tidak hanya itu, sejumlah sektor industri, seperti otomotif juga mengikuti perkembangan itu dengan membuat produk yang lebih canggih.

Penggunaan teknologi masa kini di sebuah kendaraan bertujuan untuk meningkatkan sistem keselamatan, keamanan, dan mempermudah penggunanya saat melakukan mobilitas atau berkendara di jalan.

Salah satu fitur yang mulai diterapkan pada mobil moderen adalah sistem konektivitas, sehingga bisa mengguhubungkan kendaraan dengan smartphone.

Selain itu teknologi semi otonom yang meringankan kendali sopir.

Mobil yang sudah disematkan sejumlah sensor, atau radar sonar, otomatis akan membaca marka jalan atau mengetahui kondisi di sekitarnya.

Dengan begitu tanpa kendali sopir pun kendaraan tersebut bisa berjalan otomatis.

Namun teknologi otonom terbagi menjadi beberapa tingkatan, sehingga peran sopir masih tetap dibutuhkan demi mencegah hal-hal yang tidak dinginkan.

Ada beberapa kendaraan roda empat yang sudah memiliki kecanggihan tersebut, namun untuk segmen sport car tergolong jarang.

Sehingga demi mengikuti perkembangan teknologi, Ferrari menggandeng Qualcomm Teknologies.

Kolobarasinya tersebut nantinya akan melahirkan super car Ferrari yang lebih canggih dengan memanfaarkan teknologi Snapdragon Digital Chassis. Terdiri dari platform koneksi awan meliputi beberapa hal.

Di antaranya telematika dan konektivitas, kokpit digital, serta fungsi ADAS atau Advance Driver Assistance System) untuk mobil-mobil Ferarri di generasi berikutnya.

Artinya mobil buatan brand berlogo kuda jingkrak itu akan menjadi lebih canggih karena dapat terhubung dengan smartphone, hingga berjalan sendiri layiknya semi otonom berkat pengembangan dari sistem ADAS.

Qualcoom Technologies bersama perusahaan otomotif asal Italia itu akan merancang, mengembangkan, dan mengintegrasikan kokpit digital.

Selain untuk kendaraan produksi massal, kerjasama tersebut juga merangkul tim Formula 1 Scuderia Ferrari di 2022.

Chief Executive Officer Ferrari, Bernedetto Vigna mengatakan, adanya perjanjian kerja sama dengan Qualcomm Technologies memperluas pengetahuan Ferrari tentang teknologi digital untuk otomotif dan motorsport.