Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

kakao

Suplemen Kakao oleh Perusahaan ini dapat Mengurangi Risiko Penyakit Jantung



Berita Baru, Amerika Serikat – Suplemen kakao yang dibuat oleh perusahaan kakao Mars, dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit jantung, menurut sebuah penelitian.

Dilansir dari Dailymail.co.uk, pada 7 April, kapsul raksasa kakao tersebut, yang belum dirilis atau bahkan diberi nama diuji pada 21.000 sampel individu dengan usia di atas 60-an.

Hasil penelitian menunjukkan peserta yang diberi ekstrak kakao 27 persen lebih kecil kemungkinannya meninggal karena penyakit jantung.

Tetapi suplemen itu tidak memiliki efek nyata dalam menghentikan orang-orang yang terkena gangguan pembunuh sejak awal.

Para ahli mengklaim manfaat yang diperoleh dari kakao kaya akan flavonol, senyawa kuat yang terkait dengan berbagai manfaat kesehatan.

Studi sebelumnya telah menyarankan konsumsi mereka dapat menurunkan tekanan darah dan memperlebar pembuluh darah.

Peneliti Universitas Harvard, yang melakukan uji coba, memperingatkan orang tidak bisa mendapatkan manfaat kesehatan yang sama hanya dari makan cokelat.

Earlier studies have suggested flavanols — compounds found in plant-based food, including cocoa, tea and berries — improve blood pressure and blood vessel dilation. Pictured: sources of flavanols
Studi sebelumnya telah menyarankan flavanol – senyawa yang ditemukan dalam makanan nabati, termasuk kakao, teh dan beri – meningkatkan tekanan darah dan pelebaran pembuluh darah. Foto: sumber flavanols

Peserta diberi 500mg flavanol kakao per hari melalui suplemen.

Seseorang perlu makan lebih dari 1.100g cokelat susu, atau sekitar 25 batang cokelat susu untuk mencapai jumlah yang sama.

Percobaan, yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition, membagi peserta menjadi empat kelompok.

Mereka diberi kapsul harian yang mengandung flavanol kakao, tablet multivitamin, atau keduanya.

Para ahli terutama ingin menentukan apakah pil tersebut mengurangi kasus kematian jantung dan peredaran darah dan kanker.

Hasil dari studi tiga setengah tahun, yang didanai oleh perusahaan Mars dan GSK, menunjukkan kelompok multivitamin juga sedikit lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal akibat penyakit jantung.

Tetapi manfaatnya tidak dianggap signifikan, tidak seperti kelompok suplemen kakao.

Peserta yang mengikuti aturan harian memiliki kemungkinan 39 persen lebih kecil untuk meninggal karena penyakit jantung selama masa studi.

Namun, para peneliti mengakui bahwa studi lebih lanjut diperlukan untuk mengkonfirmasi temuan mereka.

Dr Howard Sesso, seorang ahli epidemiologi di Brigham and Women’s Hospital yang memimpin penelitian tersebut, mengatakan hasil tersebut menunjukkan ‘sinyal yang menjanjikan bahwa suplemen flavanol kakao dapat mengurangi kejadian kardiovaskular dan kematian.

“Pesan kami untuk konsumen adalah makan makanan yang sehat, diet seimbang, kaya akan sumber makanan alami flavanol,” tambahnya.